Operasional

Rules

Panduan Rules untuk Masuk WA, MQL, Prospek, Closing otomatis, format nominal, contoh trigger, testing, dan cara menghindari event conversion berlebihan.

01

Apa itu Rules

Rules adalah pengaturan automasi yang menentukan kapan status lead berubah atau kapan event tertentu layak disiapkan untuk conversion feedback. Rules bekerja dari pesan/customer activity yang polanya bisa dikenali.

Gunakan Rules untuk pola yang konsisten. Untuk keputusan yang masih butuh penilaian sales, tetap gunakan update manual dari halaman Leads.

Rules memengaruhi data iklanJika event mapping aktif, status yang dipicu Rules bisa mengirim sinyal ke platform ads. Buat rule yang konservatif agar platform tidak belajar dari sinyal yang salah.
02

Default Rules user baru

RuleDefaultArti
Masuk WA[D-Pesan customer harus mengandung kode tracking Dalekta di mana pun dalam teks.
MQL10 bubble customerLead menjadi MQL setelah jumlah pesan customer mencapai batas yang ditentukan.
ProspekKosongUser mengisi kalimat trigger sendiri sesuai proses bisnis.
Closing phraseKosongUser mengisi kalimat closing sendiri.
Closing value formatRp %VALUE%Sistem mencari nominal rupiah untuk disimpan sebagai closingValue.
03

Rule Masuk WA

Masuk WA dihitung saat pesan inbound customer mengandung kode tracking seperti [D-...]. Kode tidak harus berada di awal pesan; sistem cukup mencari apakah pesan mengandung pola wajib tersebut.

  • Contoh valid: [D-ABC123] Halo, saya mau tanya.
  • Contoh valid: Halo kak, kode saya [D-ABC123].
  • Contoh valid: Saya tertarik [D-ABC123] boleh info harga?
  • Pesan tanpa kode tracking tidak otomatis menjadi Masuk WA dari flow rotator.
Dedupe per sessionMasuk WA hanya boleh tercatat sekali untuk customer/session yang sama. Pesan berikutnya yang masih mengandung kode tidak perlu membuat event Masuk WA baru.
04

Rule MQL dari bubble customer

MQL dapat dipicu dari jumlah bubble/pesan customer. Yang dihitung adalah pesan dari customer/inbound, bukan balasan sales/CS.

SettingRekomendasiCatatan
5 bubbleAgresifCocok jika tiap lead biasanya singkat tapi intent tinggi.
10 bubbleDefault amanCocok untuk mayoritas flow konsultasi atau tanya jawab.
15+ bubbleKonservatifCocok jika chat panjang belum tentu berkualitas.
Hitung pesan customerMQL berbasis bubble sebaiknya menghitung pesan customer/inbound. Jika pesan sales ikut dihitung, status MQL bisa naik tanpa sinyal intent dari customer.
05

Rule Prospek dari kalimat CS

Prospek dipakai saat CS/session mengirim kalimat konfirmasi yang menandakan lead sudah layak diproses. Rule Prospek berupa frasa/kalimat yang dicocokkan dengan pesan CS secara fleksibel.

  • Contoh: terimakasih sudah daftar
  • Contoh: terimakasih sudah berkunjung
  • Contoh: saya mau lanjut konsultasi
  • Contoh: boleh dibantu proses pendaftarannya
Match fleksibelKalimat rule tetap bisa match walau ada nama/customer detail di tengah. Misalnya rule 'terimakasih sudah melakukan pendaftaran' tetap cocok dengan 'terimakasih bapak vandy sudah melakukan pendaftaran'.
06

Rule Closing dan nominal

Closing otomatis hanya aman jika pesan CS/session memiliki kalimat yang konsisten dan mengandung nominal. Format nominal default adalah Rp %VALUE%, sehingga angka pada pesan bisa diambil sebagai closingValue.

  1. Isi kalimat trigger closing, misalnya terimakasih sudah berbelanja.
  2. Pastikan format nominal tetap memakai placeholder %VALUE%.
  3. CS mengirim pesan yang cocok dengan kalimat closing dan mengandung nominal.
  4. Dalekta mengekstrak nominal, menyimpan closingValue, lalu menandai lead Closing jika rule valid.
  5. Jika event mapping Purchase aktif, value tersebut dipakai untuk conversion feedback.
Closing harus ketatGunakan trigger closing dari kalimat yang benar-benar menandakan transaksi berhasil. Hindari kata umum seperti 'jadi' atau 'oke' sebagai trigger utama.
07

Contoh rules siap pakai

KebutuhanContoh ruleCatatan
Masuk WA[D-Biarkan default kecuali format kode tracking berubah.
MQL10Naikkan jika banyak chat ringan yang belum berkualitas.
Prospekterimakasih sudah melakukan pendaftaranCocok untuk bisnis yang memakai pesan konfirmasi pendaftaran.
Prospekboleh dibantu proses bookingCocok untuk jasa/konsultasi/reservasi.
Closingterimakasih sudah berbelanjaHarus disertai nominal seperti Rp 500.000.
08

Rules vs update manual Leads

KebutuhanPakai RulesPakai manual Leads
Status awal Masuk WAYa, karena berbasis kode tracking inbound.Jarang, kecuali koreksi data.
MQLYa, jika jumlah bubble cukup mewakili intent.Ya, jika tim harus menilai kualitas satu per satu.
ProspekYa, jika ada kalimat CS yang stabil.Ya, jika sinyal minat tidak selalu memakai kalimat yang sama.
ClosingHanya jika kalimat dan nominal sangat konsisten.Direkomendasikan saat sales perlu konfirmasi nominal transaksi.
09

Cara test Rules

  1. Simpan Rules terlebih dulu.
  2. Buka landing page dengan URL test campaign.
  3. Klik rotator dan kirim pesan WhatsApp yang membawa kode [D-...].
  4. Cek lead masuk sebagai Masuk WA.
  5. Kirim pesan tambahan dari customer untuk menguji MQL bubble count jika diperlukan.
  6. Kirim kalimat Prospek atau Closing dari CS/session sesuai rule.
  7. Cek status lead, closingValue, Event Logs, dan Sync Logs jika mapping platform aktif.
10

Hindari event duplikat

  • Hindari beberapa rule berbeda yang memicu status conversion sama dari pesan yang sama.
  • Lakukan retry sync setelah penyebab error diperbaiki.
  • Kirim Purchase hanya saat nominal transaksi sudah valid.
  • Gunakan Masuk WA/MQL untuk optimasi awal dan Closing untuk revenue yang benar-benar terjadi.
  • Review Rules setelah template pesan WhatsApp atau proses sales berubah.
Dalekta | Rules | Dokumentasi Dalekta